Pelni Batasi Akses Penjualan Tiket Kapal

Spread the love

PT Pelni membuka akses lebih luas dalam memberikan pelayanan penjualan tiket kapal namun ada pembatasan dalam penjualan tiket kapal. Sekarang ada aturan syarat yang jauh lebih ketat bagi penumpang yang akan mengikuti perjalanan dengan kapal Pelni. Calon penumpang masih diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes Rapid Antigen atau RT-PCR. Ada perbedaan  ketentuan dan syarat melakukan perjalanan sesuai dengan setiap daerah sehingga harus diperhatikan oleh calon penumpang atau masyarakat umum.

Seperti perjalanan dari Sumatera menuju ke Jawa atau di Sumatera itu sendiri ada syarat perjalanan yang harus dipatuhi. Mengenai penjualan tiket kapal Pelni juga berlaku sehingga bagi semua calon penumpang harus tahu informasinya sebelum mengikuti perjalanan laut menggunakan kapal Pelni. Pembatasan akses penjualan tiket di kapal Pelni dilakukan demi  keamanan dan kenyamanan semua penumpang maupun kru dari covid-19. Nah, informasi pembatasan akses tiket penjualan kapal selengkapnya ada di bawah ini.

Pembatasan Penjualan Tiket Penumpang Kapal Pelni

Karena ada pembatasan akses penjualan tiket penumpang kapal Pelni maka harus perhatikan tips membelinya, yaitu :

Tiket Dapat Dibeli di Loket

Bagi calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan laut menggunakan kapal Pelni dapat membeli tiket sendiri di beberapa tempat. Secara umum tempat pembelian tiketnya bisa dilakukan di kanto  cabang, melalui aplikasi, contact center 162, travel agent dan juga sejumlah mitra penjualan tiket yang lainnya. Karena ada pembatasan akses penjualan tiket kapal maka harus segera membeli tiketnya supaya tidak kehabisan. Tentu saja tiket yang tersedia untuk penumpang akan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan hari-hari biasa sebelum pandemi demi keamanan semuanya.

Menggunakan Pembayaran Cashless

Bagi calon penumpang yang membeli tiket kapal sebaiknya menggunakan pembayaran cashless dengan berbagai metode yang disediakan. Hal ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan semua calon penumpang dan juga petugas sehingga dapat terhindar dari virus covid-19. Metode pembayaran tiket yang bisa dilakukan menggunakan E-wallet sehingga akan jauh lebih mudah. Oleh sebab itu, siapkan saldo di E-wallet yang Anda miliki untuk proses pembayaran tiket penumpang kapal Pelni dengan mudah dan aman.

Wajib Mengikuti Protokol Kesehatan

Semua calon penumpang wajib mengikuti protokol kesehatan yang sudah disosialisasikan oleh PT Pelni selama membeli tiket. Calon penumpang wajib menggunakan masker, mencuci tangan atau memakai handsanitizer dan juga menjaga jarak aman dengan calon penumpang yang lainnya. Selain itu, bagi calon penumpang yang datang langsung ke kantor cabang untuk pembelian tiket akan dilakukan tes suhu tubuh untuk memastikan dalam kondisi tubuh yang baik.

Menyerahkan Dokumen Perjalanan

Bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan dengan kapal Pelni harus menyerahkan dokumen perjalanan secara lengkap dan juga memberikan tiket yang sudah dibeli. Dokumen perjalanan yang diserahkan nantinya akan dicek dan diverifikasi. Kemudian petugas juga akan melakukan  pengecekan tiket, bagasi dan identitasnya. Penumpang wajib membawa dan menunjukkan identitas diri yang masih berlaku kepada petugas untuk dicek sehingga dapat mengikuti perjalanan dengan kapal Pelni.

Pembatalan dan Refund Tiket

Penumpang yang  sudah membeli tiket kapal dan kemudian ingin melakukan pembatalan dan refund tiket juga dapat dilakukan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan penumpang untuk melakukan pembatalan tiket dengan baik dan benar. Cara yang pertama adalah datang langsung ke kantor cabang PT Pelni dan pembatalan tiket kapal akan direfund 100% dari total biaya yang telah dibayarkan oleh calon penumpang. Penumpang tidak dapat melakukan pembatalan dan refund tiket di tempat lain selain di kantor cabang PT Pelni secara langsung.

Syarat Pembatalan Tiket

Persyaratan pembatalan tiket kapal yang harus diperhatikan adalah membawa kartu identitas KTP yang ada di tiket dan juga kode booking tiket yang telah dibeli. Jika diwakilkan maka harus memberikan surat kuasa dengan materai dan juga fotokopi identitas seperti yang ada di data penumpang tiket kapal. Pembatalan tiket dapat dilakukan maksimal 6 jam sebelum jam keberangkatan dan juga harus memenuhi persyaratan yang ada. Tiket akan hangus dan tidak dapat direfund jika tidak segera melakukan pembatalan di kantor cabang PT Pelni terdekat.

Nah, itulah dia informasi mengenai pembatasan dalam penjualan tiket kapal dari PT Pelni selama pandemi sekarang ini.